Jl. Iraonogeba, Desa Iraonogeba Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara
07 August 2026 Oleh Administrator

Mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Gunungsitoli Kampanyekan Lingkungan Kampus Bebas Perundungan :

Mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Gunungsitoli Kampanyekan Lingkungan Kampus Bebas Perundungan :
GUNUNGSITOLI - Isu perundungan (bullying) di lingkungan akademik masih menjadi perhatian serius bagi dunia pendidikan. Menanggapi hal tersebut, salah seorang Mahasiswa Prodi D-III Keperawatan GUSIT secara resmi merilis kampanye edukasi anti-perundungan melalui peluncuran flyer informatif yang ditujukan bagi seluruh civitas akademika, khususnya di area kampus dan asrama. Kampanye bertajuk
Perundungan Bukan Hal Sepele

Dalam flyer yang diilustrasikan oleh Bintang Nove Berlian Ndruru tersebut, Mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Gunungsitoli menekankan bahwa perundungan bukanlah perkara kecil yang bisa dinormalisasi sebagai "bercandaan". Tindakan negatif ini ditegaskan meninggalkan luka psikologis yang mendalam bagi korban, bukan sekadar kenangan masa kuliah.

Pihak penyelenggara menjabarkan beberapa bentuk perundungan yang kerap terjadi namun sering diabaikan, di antaranya :
Tindakan verbal seperti merendahkan, menghina, dan mengejek orang lain.
Tindakan sosial berupa pengucilan, pemaksaan, maupun intimidasi.
Penyebaran rumor palsu (fitnah) yang merugikan kenyamanan orang lain.
Perundungan digital (cyberbullying) melalui pesan singkat dan platform media sosial.

Membangun Kekuatan Lewat Perlindungan Bersama

Esensi dari kampanye ini tidak hanya berfokus pada pelarangan, melainkan mengajak mahasiswa untuk aktif membangun ekosistem yang suportif. Mahasiswa diimbau untuk menghargai perbedaan, menjalin hubungan pertemanan yang sehat, serta menjaga privasi satu sama lain.

Lebih dari itu, komunitas kampus didorong untuk memiliki keberanian bersuara (speak up) apabila melihat atau mengetahui adanya tindakan kekerasan di sekitar mereka.

Panduan Aksi : 4 Langkah Penanganan Perundungan

Sebagai bentuk solusi nyata, dia merumuskan alur penanganan taktis yang dapat diadopsi oleh mahasiswa jika menjadi korban atau saksi perundungan :

1. Bicara : Segera komunikasikan tekanan yang dialami kepada teman tepercaya, mentor, atau pengurus asrama/kampus.

2. Laporkan : Laporkan kejadian secara resmi ke pihak berwenang di kampus agar dapat diambil tindakan tegas dan terukur.

3. Didukung : Menanamkan pola pikir bahwa korban tidak berjalan sendiri; ada sistem pendukung yang siap mengulurkan bantuan.

4. Pulihkan : Berkomitmen bersama untuk merangkul korban dan menyediakan ruang aman guna pemulihan psikologis mereka.

Komitmen Generasi Perawat Bermoral

Sebagai calon tenaga kesehatan, mahasiswa keperawatan dituntut untuk menumbuhkan rasa empati yang tinggi sejak di bangku kuliah. Kampanye ini menjadi bagian dari komitmen besar untuk mencetak generasi perawat yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki moral, etika, dan karakter yang kuat.

Dibutuhkan sinergi dari seluruh elemen kampus agar tercipta lingkungan yang sehat. "Bersama kita bisa, bersama kita berdaya. Kampus dan asrama aman, prestasi nyaman!"

#AntiBullying
#StopPerundungan
#KampusAman
#HIMAKeperawatanGUSIT
#PertemananSehat
#SpeakUp
#MahasiswaBerkarakter
#StopBullying
Logo
Poltekkes Kemenkes Medan

Direktorat

Jl. Jamin Ginting KM 13,5
Kel. Lau Cih Kec. Medan Tuntungan 20136

+62 85275254813

prodikeperawatangunungsitoli@gmail.com

Program Studi D-III Keperawatan Gunungsitoli

Alamat Kampus

Jl. Iraonogeba, Desa Iraonogeba Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara

WhatsApp Center
Media Sosial
Kemenkes RI & Poltekkes Medan